Budaya Makan Pinang dan Sirih Masyarakat Papua

PINANG, sebuah kata yang mungkin kita hanya mengenal nama itu lewat bahasa lain like ‘Bagai pinang dibelah dua’, or Panjat Pinang.
Bagi Masyarakat Papua, khususnya masyarakat di wilayah pesisir pantai.Buah Pinang adalah salah satu buah yang paling digemari masyarakat papua dari yang kecil hingga yang lansia.
Kegemaran Makan Pinang adalah sebuah budaya turun temurun, bagi beberapa masyarakat, Pinang bisa dianggap sebagai penyambung silahturahmi..Biasa bila kita berkunjung ke rumah orang Papua di daerah Sentani, Khususnya di Danau Sentani,maka kita akan disuguhi Sajian Pinang.Tuan Rumah akan mengganggap kita saudara bila kita turut makan pinang tersebut..
Selain itu, Budaya saling memberi pinang juga bisa menjadi cara berkenalan antar orang papua selain memberi rokok.Tidak Heran hampir di setiap rumah di Danau Sentani memiliki Pohon Pinang sendiri…
Pinang konon menurut leluhur orang Papua, dapat menguatkan Gusi dan Gigi….Biasa Pinang dicampur dengan Sirih dan Kapur..Tapi menurut pandangan saya, tampaknya benar hal tersebut karena biasanya Gigi Orang Papua Putih berseri dan kuat.
Biasanya orang yang pertama kali makan pinang akan merasakan pusing kepala, namun setelah itu akan biasa..Dan makan pinang juga dapat menghangatkan badan.

Diterbitkan di: on Januari 27, 2011 at 9:30 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://rezza88.wordpress.com/2011/01/27/budaya-makan-pinang-dan-sirih-masyarakat-papua/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.